Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Majene Serahkan Temuan Data Pemilih Meninggal kepada KPU

Dokumentasi Pengawasan

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Majene Yanti Reski Amaliah, menyerahkan Temuan Data Pemilih Meninggal kepada KPU, Senin (03/08/2026) / Dok Bawaslu Majene.

Majene - Dalam rangka memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan berkualitas, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majene terus mengintensifkan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Melalui kegiatan pengawasan dan uji petik yang dilakukan secara langsung di lapangan, Bawaslu Majene menemukan sejumlah data pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam data pemilih. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene sebagai bahan tindak lanjut dan perbaikan data.

Data yang diserahkan telah dilengkapi dengan bukti dukung, berupa surat keterangan kematian dan akta kematian. Penyerahan data dilakukan oleh jajaran Bawaslu Majene di Kantor KPU Kabupaten Majene, Senin (03/08/2026).

Anggota Bawaslu Kabupaten Majene, Yanti Rezki Amaliah, menegaskan bahwa hasil pengawasan yang disampaikan merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam mengawal kualitas dan validitas data pemilih secara berkelanjutan.

“Saya berharap data yang kami sampaikan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh teman-teman KPU,” ujar Yanti saat menyerahkan data hasil temuan Bawaslu di ruang rapat KPU Kabupaten Majene.

Menurutnya, tindak lanjut terhadap data pemilih yang telah meninggal dunia menjadi langkah penting untuk menjaga akurasi data serta memastikan daftar pemilih selalu diperbarui sesuai kondisi faktual di lapangan.

Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Majene, Andi Hamka, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bawaslu Majene atas kerja sama dan kolaborasi yang terus terbangun dalam mengawal setiap tahapan pemutakhiran data pemilih.

“Terima kasih kami ucapkan kepada teman-teman Bawaslu yang selalu berkolaborasi dengan KPU dalam setiap tahapan. Insyaallah, data yang kami terima akan segera kami tindak lanjuti,” ucap Andi Hamka.

Kolaborasi antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Majene tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, komprehensif, dan berkelanjutan. Melalui pengawasan aktif dan tindak lanjut yang tepat, diharapkan kualitas data pemilih di Kabupaten Majene semakin baik serta mampu menjamin terpenuhinya hak pilih masyarakat pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan mendatang.

Editor : Karmuji

Fotografer : Rio Riswan